Pikirkan Sedikit Tentang Kalahku
Pikirkan sejenak. Pernah berfikir sedikit saja tentang rasa khawatir? Atau tentang apapun yang merasuki hati gelisah? Mungkin tak pernah, karena dia tau urusanmu lebih banyak daripada harus memikirkan hal yang tak penting, seperti itu. "Mungkin iya, cemasku tak berarti apa-apa untukmu, bagaikan setetes air bagi beribu tanaman, ya aku tau. Tapi coba berfikir, cemasku datang ketika sang bintang muncul di atas atap yang terlampau tinggi tak bertepi. Sesekali ku lirik teknologi canggih yang biasa aku kenakan untuk berkomunikasi denganmu, ya handphone. Itu perantara aku dan kamu yang sering aku harapkan, yang sering aku andalkan, untuk dapat berbunyi setiap detik untuk menghubungiku di kala angin malam menerpa. Tapi saat ini beda, harapku hanya tinggal harap. Begini kamu sesaat melupakanku, melupakan semua penat bersamaku, dengan manusia-manusia lain kamu membuat tawa lebar. Pernah berfikir? Tawa lebarmu disana tak membuat tawa lebar disini, tetapi memberikan beribu cem...