Malam
Malam, biarkan dia larut bersama dinginmu, bersama dengan semua harapanku. Biarkan semua lenyap perlahan. Malam, izinkan dia pergi beriringan dengan arahmu, dengan semua cerita singkatku. Biarkan semua hilang perlahan. Malam, beritahu dia tentang malam ini, malam yang begitu amat sangat pelik aku hadapi. Biarkan semua ini dia tahu perlahan. Malam, dengarkanlah isi hatiku saat ini. Seandainya boleh, izinkanlah aku untuk melepas namanya dari pikiranku. Aku ‘tak berhak atas semua ini, semua hayalku teralu pelik tentangnya. Bantu aku beritahu semua tentang kenyataan ini terhadap otak dan hatiku. Mengapa mereka selalu menolak ketika aku meyakinkan bahwa dia sama sekali tidak memperdulikanku, terlebih otak dan hatiku semakin mengandai-andai. Perbolehkanlah dia mengetahui tentang hancurnya semua harapku bersamanya. Agar dia mengerti artinya menghargai. Mengapa perasaan ini enggan pergi? Sekalinya otak dan hati ini tahu bahwa ada banyak orang yang lebih dia perdulikan. Mengapa...