Ia Hanya Berteduh, Bukan Berlabuh
Hari pertama, Kayaknya kamu cape baru pulang, lagian aku suruh kamu istirahat. Pasti kamu lagi istirahat, besok juga pasti ada kabar lagi. Hari kedua, Lho ko engga ada kabar? Mungkin agak siangan, atau mungkin malam. Kamu pasti sibuk kesana-kesini. Hari ketiga, Udah 2 hari hilang, kamu kemana ya? Kalo sampe 3 hari ga ada kabar, tandanya apa? Hari keempat, Nah loh, ko kita engga sengaja bertemu? Tapi saling diam dan berpura-pura tidak memperhatikan. Hari kelima, Kita bertemu lagi tanpa sengaja, entah mengapa matamu jatuh tepat dimataku. Sembari saling tersenyum, kamu bernyanyi lagu yang mempunyai makna "galau". Heran, kamu kenapa? Ada apa? Tapi, sampai sekarang pun kamu belum beri aku kabar, hanya berpapasan saja, itupun saling cuek. Hari keenam, Aku telah memastikan bahwa kita akan bertemu. Tapi entah mengapa kita canggung, 'tak saling menyapa hanya sedikit canda dan tatapan sesaat. Rumit hari ini memang, aku risih melihat kamu dengan perem...