Posts

Showing posts from September, 2015

Petang Kamu Harus Tau

He..he..he..he Selamat pagi, petang. Aku senang, kali ini petang berlalu dengan cepat. Kau tahu? Ternyata, petang yang kudapat berbeda. Petang yang kini terasa bukan petang yang semestinya kurasa. Bahagia itu bersembunyi, redup tak tersinari. Awanpun mendung. Kamu baik, petang? Petang seandainya kamu mengetahui, dibalik senja yang datang aku selalu berharap akan datang petang yang bahagia. Namun kali ini yang kurasa hanya klise. Entah mengapa kamu berbeda petang. Bulan yang terang dan bintang yang indah tidak lagi menyempurnakan kamu yang ku tunggu.  Petang aku rindu, rindu kenangan yang entah bisa kapan lagi aku ukir, ditemani sinar bintang, tentunya bersamamu. Aku rindu tawa-candamu yang biasanya aku dapat ketika aku diselimuti dinginnya petang.  Aku takut, takut salah mengartikan semua kunang-kunang yang kamu beri. Takut terlalu berekspektasi besar terhadap kunang-kunang yang bisa saja ku jaga sesaat, petang aku takut. Petang, aku hanya ingin kamu da...

Tenang, ini baru simpulan perasaanku saja.

"Yuk kita jalan, asik ada teman. Kamu jangan bohong ya" Sebenarnya itu kalimat yang biasa. Hanya saja dari kalimat yang kamu lontarkan, kita, aku terutama masuk dalam lingkaran yang sama, sepertinya. "Kamu lagi dimana? Aku lagi disini. Sini aku sendiri" Benar-benar tak terduga, keberadaan aku dan kamu selalu sama dalam beberapa waktu. Akhirnya kita bertemu dan kemudian saling bercerita tentang pribadi satu sama lain maupun hal yang bersangkutan tentang "kita". "Aku ga suka kamu ejek diri kamu sendiri. Dengan apa adanya kamu aja udah lucu" Padahal dalam nyatanya, kamu sering bahkan setiap waktu meledek aku untuk mengisi waktu canda. Tapi dibelakangnya kamu menyisipkan kalimat seperti itu yang membuat aku tahu ternyata masih ada orang yang peduli terhadap aku. "Semangat! Aku lebih suka lihat kamu semangat beraktivitas" Ternyata masih ada orang yang tidak suka melihat aku bermalas-malasan, murung dan menyendiri. Terlebih mengejut...